Oleh: Muhamad Bai’ul Hak, S.E., M.AppEc

(Dosen FEB Universutas Mataram)

 

Mengajar Anak Muda tentang SDGs

Satu semester ini saya mengampu mata kuliah ekonomi makro untuk mahasiswa manajemen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Mataram. Saya mengajar anak-anak muda yang masih semester II (dua) yang rata-rata berusia 18-20 tahun. Selama 14 kali pertemuan, tentu saya mulai dengan konsep dasar ekonomi makro yang lebih membahas perekonomian nasional. Pertemuan-pertemuan awal saya banyak membahas tentang Pertumbuhan Ekonomi dan permasalahan ekonomi makro di negara berkembang.

Setelah Ujian Tengah Semester, saya focus untuk “meracuni” mereka tentang isu Sustainable Development Goals (SDGs). SDGs atau dalam Bahasa Indonesia dikenal dengan istilah Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, diadopsi oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa pada tahun 2015, menyajikan kerangka komprehensif yang ditujukan untuk mengatasi tantangan global dan mendorong pembangunan berkelanjutan pada tahun 2030. Adapun SDGs menetapkan 17 tujuan Bersama yaitu seperti yang terlihat pada Gambar 1 dan Gambar 2, yaitu:

  • Dunia Tanpa Kemiskinan (No Poverty);
  • Tanpa Kelaparan (Zero Hunger);
  • Kehidupan Sehat dan Sejahtera (Good Health and Well-being);
  • Pendidikan Berkualitas (Quality Education)
  • Kesetaraan Gender (Gender Equality)
  • Air Bersih dan Sanitasi Layak (Clean Water and Sanitation)
  • Energi Bersih dan Terjangkau (Affordable and Clean Energy)
  • Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi (Decent Work and Economic Growth)
  • Industri, Inovasi dan Infrastruktur (Industry, Innovation, and Infrastructure)
  • Berkurangnya Kesenjangan (Reduced Inequality)
  • Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan (Sustainable Cities and Communities);
  • Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab (Responsible Consumption and Production);
  • Penanganan Perubahan Iklim (Climate Action);
  • Ekosistem Lautan (Life Below Water);
  • Ekosistem Daratan (Life on Land);
  • Perdamaian, Keadilan dan Kelembagaan yang Tangguh (Peace, Justice and Strong Institutions);
  • Kemitraan untuk Mencapai Tujuan (Partnerships for the Goals).

Gambar 1. 17 Target Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (https://sdgs.bappenas.go.id/)

Saya tidak ingin membahas secara terperinci 17 target SDGs pada tulisan ini. Namun secara lebih rinci dapat menonton youtube tentang SDGs https://www.youtube.com/watch?v=0XTBYMfZyrM.

 

Gambar 2. 17 Target SDGs versi Bahasa Inggris (https://www.un.org/sustainabledevelopment/)

 

 Peran Anak Muda dalam Pencapaian SDGs

Pada dasarnya, sebagai bagian dari masayarakat dunia, setiap kita memiliki tanggung jawab untuk berkontribusi pada pencapaian SDGs, termasuk juga generasi muda memiliki peranan penting dalam mendorong pencapaian target SDGs. Penelitian yang dilakukan oleh Decoopman dan Stark (2020), serta oleh Yamane dan Kaneko (2021) menemukan bahwa gerenasi muda memiliki kemauan dan komitmen yang tinggi dalam mencapai target SDGs. Ada beberapa peran yang bisa dilakukan generasi muda dalam mendukung pencapaian SDGs, antara lain:

  • Anak Muda itu identik dengan Inovasi dan Kreativitas

Generasi muda membawa perspektif segar, pemikiran inovatif, dan solusi kreatif untuk mengatasi masalah sosial, ekonomi, dan lingkungan yang kompleks. Kemampuan mereka untuk memanfaatkan kemajuan teknologi, konektivitas digital, dan platform media sosial memungkinkan mereka untuk memobilisasi tindakan kolektif dan mengadvokasi praktik berkelanjutan. Antusiasme dan semangat generasi muda terlibat dalam mendukung SDGs dapat menjadi katalisator yang efektif untuk inovasi dan tindakan transformatif.

  • Penggerak Keterlibatan Sosial dan Politik

Generasi muda telah terbukti menjadi kekuatan yang kuat dalam mendorong perubahan sosial dan politik. Mereka semakin vokal tentang keprihatinan mereka tentang degradasi lingkungan, ketidaksetaraan sosial, dan dampak perubahan iklim. Melalui beberapa aktivitas seperti mengadvokasi perubahan kebijakan, dan terlibat dalam proses politik, kaum muda mempengaruhi pengambilan keputusan dan menuntut akuntabilitas dari para pemimpin. Partisipasi aktif mereka membantu memastikan bahwa SDGs tetap menjadi prioritas dalam agenda global.

  • Memelihara Gaya Hidup Berkelanjutan

Sebagai pemimpin masa depan dan profesional, generasi muda memiliki kapasitas untuk mengadopsi dan mempromosikan gaya hidup berkelanjutan. Dengan membuat pilihan sadar mengenai pola konsumsi, penggunaan energi, pengelolaan limbah, dan transportasi, mereka dapat berkontribusi untuk mengurangi emisi lingkungan dan mempromosikan kegiatan yang berpinsip berkelanjutan. Selain itu, generasi muda dapat mendorong perubahan model bisnis dengan menuntut produk dan layanan yang berkelanjutan serta mendorong perusahaan untuk menerapkan praktik yang bertanggung jawab.

  • Kolaborasi dan Kemitraan

Pencapaian SDG membutuhkan upaya kolaboratif dari semua sektor masyarakat. Generasi muda dapat membina kemitraan di antara berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah, organisasi masyarakat sipil, dan sektor swasta. Melalui kolaborasi, generasi muda dapat memperkuat suara mereka serta memobilisasi sumber daya untuk mengimplementasikan solusi berkelanjutan.

Keempat peran tersebut dapat optimal dilakukan oleh generasi mud ajika mereka mendapatkan asupan pengetahuan dan pengalaman yang memadai. Maka dari itu, mendidik generasi muda dengan pengetahuan dan keterampilan menjadi sangat penting untuk mencapai SDGs. Melalui kampanye pendidikan dan penyadaran, kaum muda dapat dilengkapi dengan alat untuk memahami tantangan keberlanjutan, terlibat dalam pemikiran kritis, dan menjadi peserta aktif dalam inisiatif pembangunan berkelanjutan.

Generasi muda memiliki potensi besar dalam mendorong terwujudnya Tujuan Pembangunan Berkelanjutan pada tahun 2030. Dengan memanfaatkan inovasi, kreativitas, dan semangat mereka, kaum muda dapat berkontribusi untuk mengatasi tantangan global yang digariskan oleh SDGs. Melalui upaya Pendidikan dan edukasi, mereka akan mampu terlibat secara aktif dalam proses sosial dan politik, dan berkomitmen pada gaya hidup berkelanjutan.

 

Referensi

Decoopman, C., & Stark, A. (2020). SGAC: A Network for the Young Generation. Space Capacity Building in the XXI Century, 341-356.

United Nations. (2021). Sustainable Development Goals. (https://sdgs.un.org/ diakses Januari, 2023).

Yamane, T., & Kaneko, S. (2021). Is the younger generation a driving force toward achieving the sustainable development goals? Survey experiments. Journal of cleaner production, 292, 125932.