Mataram – Konferensi Internasional “The 2nd International Conference On Economic Issues (2nd ICONES)” sukses digelar pada 6-7 November 2024. Mengusung tema “Pembangunan Berkelanjutan untuk Pemulihan Pascapandemi: Transformasi Ekonomi, Integrasi Wilayah, dan Inovasi Pariwisata”, acara ini diinisiasi oleh Jurusan Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Mataram, bekerja sama dengan Universitas Bengkulu, STIE AMM Mataram, Universitas Wahid Hasyim Semarang, dan Universitas ARS Bandung.
Acara ini menghadirkan seminar internasional dan konferensi internasional yang diikuti lebih dari 350 peserta secara online dan offline. Sebanyak 120 kelompok presenter dari 24 institusi nasional dan internasional memaparkan hasil riset dan pandangan mereka terkait pembangunan berkelanjutan di era pascapandemi.

ICONES yang ke-2 ini menjadi platform strategis untuk membahas solusi inovatif bagi tantangan ekonomi global, khususnya dalam pemulihan pascapandemi. Pemulihan ekonomi harus berfokus pada pendekatan yang inklusif dan berkelanjutan untuk menciptakan stabilitas jangka panjang serta menyoroti pentingnya integrasi wilayah dalam menghadapi tantangan ekonomi global.
Seminar internasional ini juga menampilkan para ahli dari berbagai negara, termasuk Prof. Malgorzata Baran dari Polandia, Dr. Li Jingping dari Singapura, Dr. David Zhang dari Australia, Prof. Mansur Afifi dari Indonesia, Assc. Prof. Shazida Jan Mohd Khan, Ph.D dari Malaysia, dan Farzana Binte Iftekhar M.B.A., M.M dari China. Para pembicara membahas strategi pemulihan yang mencakup transformasi ekonomi, penguatan kolaborasi regional, serta inovasi sektor pariwisata yang terdampak pandemi.
Selain seminar, kegiatan yang dirangkai dengan konferensi ini juga menjadi wadah berbagi inovasi dan pengetahuan dari para peneliti, akademisi, praktisi dan profesional untuk memberikan solusi pembangunan berkelanjutan di tengah perubahan global. Konferensi ini diharapkan mampu mendorong sinergi lintas negara dalam menghadapi tantangan ekonomi pascapandemi dan membangun ekosistem yang lebih tangguh di masa depan.
