Call for Proposals: Lokakarya Bersama ERIA-Swinburne tentang ‘Studi tentang Ketahanan Rantai Nilai Global (GVC) di Asia Timur’

Rantai nilai global (GVCs) secara luas digambarkan sebagai proses memecah proses produksi yang terintegrasi secara vertikal ke dalam tahap-tahap yang lebih halus dan merelokasi setiap tahap ke lokasi yang paling sesuai lintas batas. Secara alami, GVC mencakup pertukaran suku cadang dan komponen lintas batas, sehingga membentuk jaringan perdagangan yang luas. Selama beberapa dekade terakhir, pemisahan produksi ini telah menentukan pola perdagangan di Asia Timur.
Kekuatan GVC mencakup adaptasi terhadap pasar yang bergejolak, karena pemasok dapat dengan cepat merespons perubahan kondisi pasar dengan mengizinkan penggantian pemasok dalam waktu singkat. Studi oleh Todo dkk. (2015) memberikan bukti bahwa jaringan produksi yang sudah ada sebelumnya lebih luas dalam hal jumlah pemasok di luar wilayah yang terkena dampak, berhubungan dengan dimulainya kembali produksi yang lebih cepat dan pemulihan hubungan pemasok yang lebih cepat. GVC juga lebih rentan untuk memperbesar guncangan pada sistem (Hayakawa et al., 2023) dan keberadaan hubungan yang kaku antara perusahaan hulu dan hilir di GVC tetap memiliki ketahanan terhadap guncangan eksternal jangka pendek (Antràs, 2020). Terdapat kebutuhan yang kuat untuk mengkaji lebih jauh bagaimana guncangan terhadap GVC ditularkan di antara negara-negara yang terlibat di Asia Timur dan apakah ada instrumen kebijakan yang dapat dirancang untuk mengurangi risiko terkait.
Dengan tujuan mempelajari ketahanan GVC terhadap guncangan eksogen, termasuk bencana alam, kebijakan perdagangan, dan konflik geopolitik, The Economic Research Institute for ASEAN and East Asia (ERIA) dan Swinburne University of Technology (Swinburne) berencana untuk menyelenggarakan lokakarya bersama tentang “Studi tentang ketahanan Rantai Nilai Global (GVCs) di Asia Timur” di Melbourne, 20-21 Januari 2024.
Topik Menarik
Kami mengundang makalah yang membahas topik menarik berikut:
- Identify the potential risks in GVCs in East Asia and the policy responses
- Whether/how ASEAN and East Asian countries can find regional solutions based on common interests to minimise the risks inherited in GVCs
- Any role played in digital transformation to facilitate the operations of GVCs in the region
- The possibility and feasibility of regional collaboration on GVCs rule settings
Untuk makalah terpilih, ERIA dan Swinburne akan menyediakan tiket pesawat (satu kelas Ekonomi per makalah) dari negara asal ke lokasi Lokakarya serta akomodasi tiga malam.
Linimasa
Penyerahan abstrak ekstensif (4-5 halaman) akan dilakukan pada tanggal 15 September 2023
Penyerahan makalah lengkap (draft) akan jatuh tempo pada tanggal 15 Desember 2023
Batas waktu pendaftaran workshop adalah 1 Januari 2024
Pengajuan, pemberitahuan dan komunikasi terkait akan dilakukan melalui alamat email GVCs_workshop@eria.org
Abstrak yang luas harus memuat informasi berikut:
Pertanyaan penelitian
Objektif
Tinjauan literatur singkat
Deskripsi metodologi penelitian
Relevansi kebijakan
Referensi (opsional)
Referensi
References
- Antras, Pol, 2020, Conceptual Aspects of Global Value Chains, World Bank Economic Review, 34(3), pp.551-74.
- Todo, Yasuyuki, Kentaro Nakajima, and Petr Matous, 2015, How Do Supply Chain Networks Affect the Resilience of Firms to Natural Disasters? Evidence from the Great East Japan Earthquake, Journal of Regional Science, 55(2): 209-229.
- Hayakawa, K., Pyun, J. H., Yamashita, N., & Yang, C.-h. 2023, Ripple effects in regional value chains: Evidence from an episode of the US–China trade war. The World Economy, 00, 1– 18. https://doi.org/10.1111/twec.13444
Submit the extensive abstract (4-5 pages) by 𝟭𝟱 𝗦𝗲𝗽𝘁𝗲𝗺𝗯𝗲𝗿 𝟮𝟬𝟮𝟯
Learn more at our website HERE bit.ly/cfpGVCea